Kota Wisata terlengkap dengan 3 Panorama Alam Pengunungan, Lautan dan Daratan. Dilengkapi dengan sejarah yang masih kental dengan peninggalan-peninggalanya.
Visi : Terwujudnya Pati Bumi Mina Tani, Berbasis keunggulan Pertanian dan Industri yang berkelanjutan.
Secara geografis Kota Pati merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak sangat strategis karena di lewati oleh jalan Pantura Jakarta-Surabaya. Sebelah Barat berbatasan dengan Kudus dan Jepara, Sebelah Selatan berbatasan dengan Blora dan Grobogan, Sebelah Timur berbatasan dengan Rembang dan Laut Jawa, Sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa dan Jepara.
Membujur lereng Gunung Muria di bagian barat, membujur pegunungan kapur di bagian selatan, dan membentang luas di bagian tengah dataran rendah sampai ke Laut Jawa. karena didominasi oleh dataran rendah maka mayoritas penduduk sebagai petani. Lebih lengkapnya situs resmi Kota PATI DiSINI
Sejarah singkat Kota Pati,awal mulanya pati terbagi menjadi 2 kerajaan yang memiliki masing-masing pusaka yang sekarang di ada di dalam lambang Pati yaitu Keris RambutPpinutung dan Kuluk Kaniraga yang saling menjaga kerukunan. Demi memperkuat hubungan maka di adakan perjodohan di antara putra-putri kedua penguasa wilyah tersebut. Karena ada kecurangan dari salah satu utusan maka gagal lah perjodohan tersebut dan akhirnya terjadi perang antara keduanya. Akhirnya wilayah lebur jadi satu dengan nama kadipaten Pesantenan di pimpin oleh Adipati Jayakusuma. Setelah wafat di gantikan oleh putranya yang bernama Adipati Tambranegara. Pada masa pemerintahanya dia memindahkan pusat pemerintahan sekaligus mengganti nama kadipaten menjadi Kadipaten Pati pada tanggal 7 Agustus 1323 yang sekarang di peringati sebagai hari jadi kota PATI.
Beberapa tempat Wisata Kota Pati yang lengkap meliputi Wisata Alam yang di lengkapi dengan wisata Kuliner khas PATI seperti Nasi Gandul, Petis tangkar DLL.
Situs pintu Gerbang Majapahit
Di desa Rendole,Margorejo. Terbuat dari kayu Jati,yang kono dulunya di angkat oleh Kebo Nyabrang sebagai persyaratan untuk di akui sebagai putra sunan Muria. Karena kecapean matanya sampai mondol dan lidahnya mele-mele ditinggalkan dan di namakan desa Rendole.
Di desa Sitiluhur,Gembong. dengan pemandangan pegunungan dan lembah hijau. di lengkapi dengan wisata kuliner ikan bakar.
Air Terjun Grenjengan Sewu
Terletak di desa Jrahi,gunungwungkal.suasanya masih alami dengan ketinggian sekitar 75m.
Perkebunan Kopi dan Bumi Perkemahan Jolong
Terletak di Gembong, Lereng Gunung Muria merupakan peninggalan kolonial Belanda,terdapat pabrik pengolahan Kopi. bumi perkemahan dengan pemandangan yang indah
Gua Pancur
Terletak di desa Jimbaran,Kayen. Gua sepanjang 736 m, di lengkapi dengan stalaktit dan stalagmit, kolam pancing, rumah makan dan hutan Jati.
Gua Wareh
Terletak di Kedumulyo,Sukolilo, tepatnya di lereng pegunungan kapur Utara. dengan panjang 100m, dengan sungai bawah tanah dan berair jernih.
Gua Lawa
Merupakan Wisata di Sukolilo yang di dalamnya terdapat kolam air yang sangat luas dan dalam. Dilengkapi dengan tempat berkemah dan panjat tebing.
Juwana Water Fantasy (JWF)
Adalah wisata waterboom buat keluarga yang sangat menyenangkan, Lokasi sangat strategis di daerah Juwana tepatnya di jalan Pantura.
Air Terjun Santi
Terletak di desa Tlogosari,Kec Tlogowungu.
Air terjun Tadah Hujan
Terletak di Sukolilo, dengan ketinggian 75m dan di apit oleh tebing-tebing. Wisata ini di sempurnakan oleh kolam renang yang jernih airnya berada di bawah air terjun ini.
Banyu Urip
Terletak di Margorejo berupa mata air yang di pake untuk kolam renang dan terdapat perkebunan jambu monyet.
Bumi Perkemahan Regaloh
Terletak di Tlogowungu tepatnya di lereng gunung Muria dan mampu menampung 4000 orang.Panorama berupa hutan Jati,Bambu,Perkebunan Murbei,Lebah Madu dan Ulat Sutera. Tentunya dengan udara yang sangat sejuk sekali
Makam Mbah Ahmad M. dan Mbah Ronggo K.
Terdapat di Kajen,Margoyoso termasuk Waliyullah yang di keramatkan orang Pati dan di peringati dengan Haul setiap 10 Muharam dan 10 safar.
Makam Saridin / Syekh Jangkung
Di makamkan di desa landoh,Kayen yang konon merupakan murid dari Sunan Kalijaga.
Petilasan kadipaten Pesantenan
Terdapat di sarirejo,Pati. Terdapat Genuk Kemiri,makam Aryo Kencono dan pendopo kadipaten Pesantenan yang merupakan cikal bakal kabupaten Pati yang telah berdiri sejak masa nkerajaan Majapahit.
Rumah Residen PATI
Di Puri, Pati yang merupakan bangunan cagar budaya peninggalan Belanda yang masih din pertahankan keaslian bentuknya.
Sendang Tirta Marta Sani
Di desa Tamansari,Tlogowungu.terdapat Kolam renang,kolam pemancingan,Pasebahan untuk Semedi dan makam Adipati Pragolo.
Waduk Selomoro
Di desa Gembong,lereng gunung Muria. di sekitar waduk sering di gunakan sebagi area perkemahan,di bangun pada tahun 1928.
Itulah beberapa wajah wisata kota pati,jika tertarik silahkan berkunjung ke Pati.